ico's posts with tag: pembajak

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag pembajak

Hari ini (1 Mei 2008) saya membaca sebuah Koran Kompas yang terhitung sudah basi karena di sudut atas Koran itu tertulis Rabu, 30 April 2008. Ketika itu saya hanya ingin menghisap rokok yang masih setengah panjang sisa bakaran beberapa jam sebelumnya. Namun, berhubung hari ini tanggalan berwarna merah maka Koran pun tidak sampai di rumah saya karena tidak terbit. Daripada hanya merokok saja jadi saya putuskan untuk mencari halaman olah raga. Ketika beranjak mengambil Koran, yang saya lihat adalah sebuah rubric music yang membahas Coldplay dengan album barunya yang berjudul “Viva La Vida”. Saya membaca dengan cermat bahasan yang membuat saya tertarik itu. Dalam rubrik itu dijelaskan bahwa Coldplay memberikan secara Cuma-Cuma salah satu lagu yang ada di album barunya tersebut yang berjudul Violet Hill. Dijelaskan juga bahwa Coldplay mencoba cara baru dalam mengedarkan album barunya nanti yaitu dengan menyebarkan Violet Hill secara gratis. Cara seperti sebenarnya sudah mulai marak dalam dunia music akhir-akhir ini. Tercatat beberapa artis mencoba hal tersebut.

Tahun sebelumnya (2007), Radiohead membuat dunia musik menjadi seperti neraka bagi label-label rekaman dan surga bagi para musisi. Radiohead dengan ide gilanya menjual album "In Rainbows" dengan harga yang terserah pembeli mau bayar berapa. bahkan menurut survey, 3 dari 5 orang pembeli merasa tidak membayar album tersebut.

Label-label rekaman terkenal dunia mulai mengkhawatirkan hal ini. Satu-persatu mulai kesulitan dalam memasarkan album-album pabrikan mereka ke pasaran. Contohnya adalah EMI, beberapa bulan terakhir ini sudah memecat beberapa artis guna bertahan dalam industry ini. Salah satu idola saya yang bernaung di EMI yaitu Kings of Convenience juga hampir menjadi korbannya. Tapi akhirnya hal tersebut tidak terjadi.

Menurut pemahaman saya setelah membaca rubrik musik Koran Kompas yang terbit hari Rabu, 30 April 2008. Saya berpikir bahwa hal ini tidak hanya membunuh label-label rekaman saja tetapi membunuh keuntungan yang biasa di dapat dari para pembajak musik. Lalu pertanyaan saya, apakah hal ini terbukti?

Apabila meniru cara Coldplay tersebut maka saya piker akan merugikan para pembajak. Karena kalau saya bisa dapat gratisan dari internet, lalu kenapa saya harus membeli sebuah bajakan? Ini saja baru satu lagu, lalu apa yang terjadi apabila sebuah band mengedarkan albumnya secara gratisan seperti yang dilakukan oleh KOIL? Toh para pembajak akan gantung diri tanpa kemauan mereka.

Lalu bagaimana para pembajak yang mengedarkan lagu-lagu orang lewat internet secara gratis? Toh mereka tidak ambil keuntungan sama sekali mungkin hanya ucapan terima kasih. Lagi pula apabila artisnya sendiri mengedarkan secara gratis berarti si artis tidak merasa dirugikan, justru mereka akan berterima kasih karena telah membantu mengedarkan album mereka.

Lalu, kalau sebuah album diedarkan secara gratis, si artis dapat apa? Oke, saya maklumi itu. Tetapi si artis hanya mengandalkan pendapatan dari pertunjukkannya selain itu mereka dapat menjual karya mereka dalam bentuk ringtone atau mendapat royalty dari sebuah iklan. Jadi, musisi dalam hal ini benar-benar tidak sepenuhnya merugi.

Mungkin semakin mudah sebuah album didapat maka semakin mudah juga orang-orang menjadi penggemar dari sebuah musisi dan akan datang dalam pertunjukkan musik.

Lalu bagaimana dengan sebuah band yang belum pernah merilis album? Dalam hal ini pemikiran saya mungkin tidak efektif. Saya beranggapan bahwa mereka (musisi baru) dapat memanfaatkan situs-situs yang bersifat social networking seperti Myspace.com. Asalkan mereka aktif dalam kegiatan maya untuk mengenalkan musik mereka. Atau mereka dapat meng-upload lagu atau album mereka ke situs social streaming seperti Last.fm dan mendapat royalty apabila ada yang memutar lagu mereka.

Sekali lagi saya bertanya, mungkinkah apa yang saya tulis di atas dapat membunuh pembajak?

sejauh ini, yang saya tau cara tersebut sudah dilakukan oleh KOIL dan PURE SATURDAY.

 


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help